Kasat Lantas Polres Enrekang Tekankan Konsep Polantas Mappatabe dalam Operasi Keselamatan Pallawa 2026
Polresenrekang.com–Dalam rangka pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Kasat Lantas Polres Enrekang AKP Muh. Ali, S.Sos., menyampaikan penegasan kepada seluruh personel mengenai pentingnya penerapan konsep Polantas Mappatabe dalam setiap kegiatan di lapangan.
AKP Muh. Ali menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 tidak hanya berfokus pada penegakan hukum lalu lintas, namun juga mengedepankan pendekatan humanis yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal. Ungkapnya melalui Sihumas saat dikonfirmasi awak media. Selasa (03/02/2026)
Konsep Polantas Mappatabe yang diusung oleh Dirlantas Polda Sulawesi Selatan menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan tugas tersebut.
“Konsep Polantas Mappatabe merupakan wujud pelayanan kepolisian yang menjunjung tinggi sikap sopan, santun, menghargai, dan menghormati masyarakat sebagai pengguna jalan,” ujar AKP Muh. Ali.
Beliau juga menguraikan bahwa istilah Mappatabe dalam budaya Bugis-Makassar memiliki makna mendalam, yang sejalan dengan filosofi Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai), dan Sipakainga (saling mengingatkan). Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus tercermin dalam tutur kata, sikap, dan tindakan anggota Polantas saat berinteraksi dengan masyarakat.
Lebih lanjut, Kasat Lantas menegaskan bahwa melalui penerapan konsep Polantas Mappatabe, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan secara tegas, namun dibarengi dengan edukasi dan komunikasi yang baik, sehingga masyarakat dapat memahami tujuan utama operasi, yakni keselamatan bersama.
“Penegakan hukum dilaksanakan bukan semata-mata untuk menindak, tetapi untuk melindungi dan menyelamatkan pengguna jalan. Dengan pendekatan yang humanis, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat,” jelasnya.
AKP Muh. Ali juga menyampaikan bahwa penerapan konsep tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Enrekang.
Di akhir keterangannya, Kasat Lantas mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama di jalan raya.
(Suyuti_Humas)