Kapolres Enrekang Gelar Anev Ketahanan Pangan, Optimalisasi Lahan Produktif Hasil MoU dengan Pemda dan Unhas
Polresenrekang.com–Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menggelar Analisa dan Evaluasi Ketahanan Pangan terkait pengelolaan lahan Polres Enrekang yang merupakan tindak lanjut kerja sama (MoU) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang dan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama, perwira masing-masing satuan fungsi, serta personel yang terlibat dalam program ketahanan pangan, yang berlangsung di Aula Aryaguna Mapolres Enrekang, Senin (02/03/2026)

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pengelolaan lahan produktif harus terus dioptimalkan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Enrekang.
“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus memberikan hasil nyata. Lahan yang ada harus dikelola secara maksimal dan berkelanjutan,” tegas AKBP Hari Budiyanto, dirangkum awak media melalui Sihumas polres Enrekang
Kapolres mengimbau para perwira di masing-masing Satfung untuk aktif melakukan pemantauan dan pendampingan kepada para petani binaan. Komunikasi intensif dengan kelompok tani dinilai penting guna mengetahui secara langsung berbagai kendala di lapangan, mulai dari persoalan pupuk, hama, hingga faktor cuaca.
Selain itu, evaluasi berkala serta peningkatan kapasitas pengetahuan petani dalam pengelolaan pertanian berbasis modern juga menjadi perhatian utama. Pendekatan teknologi dan pola tanam yang efektif diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.
Dalam forum tersebut, Kapolres juga menekankan optimalisasi peran Polisi Penggerak dalam mendukung program ketahanan pangan, antara lain melalui:
Pemanfaatan Lahan Produktif, dengan menggerakkan masyarakat mengolah lahan tidur maupun pekarangan rumah melalui program Pekarangan Pangan Bergizi.
Pendampingan Petani, memberikan edukasi dan pendampingan sejak masa tanam hingga panen, termasuk membantu solusi terhadap serangan hama dan perubahan iklim.
Pengawasan Distribusi, memastikan distribusi sarana produksi seperti pupuk bersubsidi serta hasil panen berjalan lancar tanpa gangguan tengkulak maupun spekulan.
Digitalisasi Data, dengan menginput data luas lahan, perkembangan tanaman, dan potensi wilayah ke dalam aplikasi Gugus Tugas Polri guna membangun sistem pemantauan terpusat berbasis big data.
Kolaborasi Lintas Sektor, membangun sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian (penyuluh pertanian), TNI, dan pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem pertanian di tingkat lokal.
Kapolres Enrekang menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari stabilitas keamanan daerah. Dengan pertanian yang kuat dan produktif, kesejahteraan masyarakat meningkat dan potensi gangguan sosial dapat diminimalisir.
Melalui Anev ini, Polres Enrekang menunjukkan komitmennya tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan sektor pertanian yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kabupaten Enrekang.
(Suyuti_Humas)