19 Juni 2026

Semarak Pelepasan dan Pentas Seni TK Kemala Bhayangkari 23 Enrekang, Panggung Kecil yang Menyimpan Mimpi Besar

Polresenrekang.com–Riuh tepuk tangan, gelak tawa, dan wajah-wajah penuh antusias memenuhi Aula Wira Pratama Polres Enrekang saat puluhan anak tampil percaya diri di atas panggung, menutup perjalanan mereka di bangku taman kanak-kanak melalui Pelepasan dan Pentas Seni Akhir Tahun Ajaran 2025/2026 TK Kemala Bhayangkari 23 Enrekang, Kamis (18/6/2026).

Bagi sebagian orang, kegiatan itu mungkin sekadar seremoni akhir tahun ajaran. Namun bagi para siswa, guru, dan orang tua yang hadir, momen tersebut menjadi penanda penting dari langkah awal sebuah perjalanan panjang ketika keberanian mulai tumbuh, bakat mulai dikenali, dan mimpi mulai diperkenalkan kepada dunia.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Enrekang selaku Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Enrekang Ny. Anie Hari Budiyanto.

Turut hadir Wakapolres Enrekang Kompol Ali Maksun, S.Sos., M.M., Kabag SDM Kompol Fatahuddin Burhanuddin, S.H., M.Hum., Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang Erik, S.STP, jajaran pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Enrekang, kepala sekolah, dewan guru, para orang tua dan wali murid, serta 24 siswa-siswi yang mengikuti prosesi pelepasan.

Sejak rangkaian acara dimulai, energi positif langsung terasa melalui penampilan drumband yang menjadi pembuka. Dengan langkah yang kompak dan ekspresi penuh semangat, para siswa menunjukkan keberanian tampil di hadapan tamu undangan dan keluarga yang memenuhi ruangan.

Suasana kemudian berubah menjadi lebih khidmat saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah menggema di dalam aula, dilanjutkan doa bersama serta penyampaian kesan dan pesan dari para siswa yang akan menuntaskan masa belajar mereka di jenjang pendidikan usia dini.

Satu demi satu penampilan anak-anak membawa warna tersendiri. Ada yang tampil membacakan surah pendek dengan lantang, ada yang menyampaikan puisi dengan penuh penghayatan, memperagakan doa sehari-hari, hingga menyampaikan pildacil yang mengundang senyum sekaligus kekaguman para hadirin.

Setiap penampilan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga cerminan proses belajar yang telah mereka jalani, bagaimana anak-anak belajar mengenal diri, membangun rasa percaya diri, serta berani berdiri dan berbicara di depan banyak orang.

Puncak kemeriahan hadir saat panggung berubah menjadi ruang ekspresi yang dipenuhi warna dan kreativitas. Penampilan zumba dance, tari kreasi NTT, tari Wonderland, hingga pertunjukan bertema Profil Pelajar Pancasila sukses menghidupkan suasana dan memancing tepuk tangan panjang dari para orang tua yang menyaksikan secara langsung perkembangan putra-putri mereka.

Di sela rangkaian acara, pihak sekolah turut menyampaikan laporan perkembangan dan capaian pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran sebagai bentuk transparansi sekaligus refleksi atas proses pendidikan yang telah dilalui bersama.

Momen yang paling dinanti akhirnya tiba ketika prosesi pelepasan dilaksanakan. Dengan wajah penuh kebanggaan dan mata yang menyimpan haru, para siswa menerima piagam, ijazah, dan plakat sebagai simbol selesainya satu fase penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Enrekang Ny. Anie Hari Budiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan orang tua atas kolaborasi yang telah terbangun selama mendampingi tumbuh kembang anak.

Ia menekankan bahwa pendidikan usia dini bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi juga proses menanamkan karakter, kemandirian, disiplin, dan rasa percaya diri yang akan menjadi bekal anak pada masa mendatang.

Sementara itu, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan dan pentas seni merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang memberi ruang kepada anak untuk berkembang secara utuh.

Menurutnya, keberanian tampil, kemampuan berinteraksi, dan pengalaman berekspresi sejak dini merupakan modal penting dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berkarakter.

“Anak-anak hari ini adalah generasi yang kelak akan menentukan masa depan. Terus belajar, terus tumbuh, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” ujar Kapolres.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan, Kapolres juga menyampaikan komitmen untuk terus mendorong peningkatan sarana pendidikan serta membuka ruang koordinasi terkait peluang dukungan pendidikan bagi para siswa.

Di penghujung acara, aula kembali dipenuhi senyum dan tawa saat para siswa berfoto bersama guru dan orang tua. Tidak sedikit yang mengabadikan momen tersebut sebagai kenangan dari hari terakhir mengenakan seragam taman kanak-kanak.

Pelepasan itu pun bukan sekadar perpisahan, melainkan perayaan atas tumbuhnya langkah-langkah kecil yang suatu hari nanti akan membawa mereka menuju mimpi yang lebih besar.

(Suyuti_Humas)

Copyright © Polres Enrekang 2023. | Newsphere by AF themes.