14 September 2026

Karhutla Hutan Lindung Bolu Dada Enrekang, Personel Gabungan dan Warga Bergerak Padamkan Api

polresenrekang.com__ Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Hutan Lindung Bolu Dada, Dusun Ranga, Desa Ranga, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Minggu (13/9/2026) malam. Menyikapi kejadian tersebut, personel gabungan bersama masyarakat setempat bergerak cepat melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.15 WITA dan terpantau dari Jalan Poros Lewaja–Ranga. Mengetahui adanya titik kebakaran di kawasan hutan lindung, Bhabinkamtibmas Desa Ranga AIPTU Irwanto, S.H., bersama Babinsa Desa Ranga Sertu Salehuddin, Kepala Desa Ranga, personel Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Polhut Mata Allo, BPBD Kabupaten Enrekang serta masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.35 WITA, personel gabungan bersama warga melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia. Kondisi medan yang berada di kawasan tebing gunung dengan kontur cukup terjal menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 3 personel TNI, 1 personel Polri, 10 personel Polhut, 10 personel BPBD Kabupaten Enrekang serta sekitar 50 orang masyarakat turut terlibat dalam upaya penanganan kebakaran. Sementara itu, mobil pemadam kebakaran maupun mobil tangki belum dapat digunakan di lokasi karena kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan.

Hingga pukul 22.30 WITA, api masih belum sepenuhnya padam, khususnya pada bagian tebing gunung yang terjal. Personel gabungan bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan dan upaya pemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun meluasnya kebakaran ke kawasan lainnya.

Berdasarkan hasil sementara di lapangan, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Selain berdampak terhadap kawasan hutan, kebakaran juga sempat menimbulkan polusi udara yang dirasakan masyarakat di sekitar Desa Ranga.

Kasat Binmas Polres Enrekang AKP Suyitno mengatakan bahwa keterlibatan personel bersama masyarakat dalam penanganan Karhutla merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan masyarakat.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada kondisi cuaca yang rawan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K. menekankan pentingnya sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Kami terus mendorong upaya pencegahan dan penanganan Karhutla secara bersama-sama. Partisipasi masyarakat sangat penting, baik dalam memberikan informasi secara cepat maupun membantu proses penanganan di lapangan,” tegasnya.

Polres Enrekang melalui jajaran Bhabinkamtibmas dan Sat Binmas juga terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Upaya pemadaman dan pemantauan di kawasan Hutan Lindung Bolu Dada terus dilakukan oleh personel gabungan guna memastikan api benar-benar padam dan mencegah terjadinya perluasan maupun kebakaran susulan.

Copyright © Polres Enrekang 2023. | Newsphere by AF themes.