Kedepankan Problem Solving, Polsek Alla Berhasil Mediasi Perselisihan Warga di Desa Taulo
Polresenrekang.com- Kanit Reskrim Polsek Alla, Aiptu Asfin dan Bhabinkamtibmas Desa Taulo, Bripka Suryadi S memfasilitasi mediasi antara warga terkait kerusakan rumah akibat bencana alam angin puting beliung di Dusun Malele, Desa Taulo, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Mediasi tersebut mempertemukan Syawal L. selaku pihak pertama dengan Supri dan Asbar selaku pihak kedua. Permasalahan bermula ketika angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 16.00 Wita menyebabkan pohon aren milik pihak pertama tumbang dan menimpa rumah milik pihak kedua hingga mengalami kerusakan.
Dalam pelaksanaan mediasi, Kanit Reskrim Polsek Alla mengimbau kedua belah pihak agar mengedepankan musyawarah dan penyelesaian secara kekeluargaan. Ia juga mengingatkan agar permasalahan tersebut tidak diperpanjang, termasuk perselisihan terdahulu terkait patok tanah, sehingga tidak menimbulkan konflik lanjutan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Desa Taulo, Herman, turut memberikan imbauan agar kedua belah pihak saling memaafkan, menjaga kerukunan, serta melaksanakan kesepakatan yang telah disetujui bersama.
Setelah melalui proses musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan menandatangani surat pernyataan perdamaian pada 27 Oktober 2026. Dalam kesepakatan tersebut, Syawal L. bersedia memotong seluruh pohon aren miliknya yang berada di sekitar rumah pihak kedua, memangkas pohon salak yang melewati batas kebunnya, serta memberikan bantuan atau santunan sebesar Rp1.000.000 untuk setiap rumah, dengan total Rp2.000.000.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk saling memaafkan, tidak menyimpan dendam, tidak memperpanjang perselisihan, serta menjaga hubungan baik dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat.
Melalui mediasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Alla berharap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik baru. Ia juga mengimbau masyarakat agar mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan perselisihan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah kejadian serupa.