Biro SDM Polda Sulsel Perkuat Kompetensi Asesor, Wakapolres Enrekang Kompol Ali Maksum Terpilih Ikuti Refresh Asesor
Polresenrekang.com–Biro SDM Polda Sulsel kembali menyelenggarakan Peningkatan kemampuan Asesor Polri, dalam upaya penguatan kompetensi teknis dan integritas dalam proses assessment center untuk menjamin kualitas SDM Polri yang profesional dan presisi.
Bahwa, Peningkatan kualitas pelayanan publik Polri menjadi salah satu dampak utama dari pelaksanaan Peningkatan Kemampuan Asesor (Refresh Asesor), sebagaimana yang diikuti langsung oleh Wakapolres Enrekang Kompol Ali Maksum.S.Sos.MM bertempat di Ruang Assessment Center SDM Polda Sulsel. Pada Kamis Pagi (05/2/2026)
Melalui Sihumas Polres Enrekang, diketahui bahwa dalam agenda tersebut juga dilaksanakan rangkaian kegiatan lainnya, di antaranya penandatanganan Pakta Integritas Asesor oleh para asesor, termasuk Kompol Ali Maksum, S.Sos., M.M., dan Kompol Fatahuddin Burhanudin, S.H., M.Hum., yang merupakan personel Polres Enrekang Polda Sulsel.

Kegiatan dibuka langsung oleh Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra, S.I.K., M.H., didampingi AKBP Candra Kurnia Setiawan, S.I.K., M.M. Dalam arahannya ditegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik Polri sangat ditentukan oleh proses asesmen personel yang objektif, profesional, dan berintegritas.
Karo SDM menjelaskan bahwa asesmen yang akurat akan menghasilkan penempatan personel sesuai kompetensi dan karakter, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Petugas di lini terdepan diharapkan mampu bekerja cepat, humanis, serta bebas dari praktik penyimpangan.
Pada layanan SIM dan SKCK, asesmen yang berkualitas memastikan personel memiliki integritas tinggi dan orientasi pelayanan, sehingga proses menjadi lebih transparan, tertib, dan minim keluhan masyarakat. Sementara dalam penanganan perkara, penempatan penyidik yang dinilai secara objektif diyakini mampu meningkatkan profesionalitas, ketelitian, serta keadilan dalam proses penegakan hukum.
Selain itu, penguatan kapasitas asesor juga berdampak pada optimalisasi peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Personel yang ditempatkan melalui asesmen yang tepat dinilai lebih mampu membangun komunikasi, melakukan problem solving, serta menjadi jembatan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam materi yang disampaikan, juga ditekankan pentingnya sikap humanis serta kewaspadaan asesor terhadap manipulasi psikologis dalam proses penilaian. Dengan teknik pendalaman yang tepat, Polri dapat memastikan bahwa personel yang menduduki jabatan pelayanan publik benar-benar memiliki kejujuran, empati, dan tanggung jawab.
Penandatanganan Pakta Integritas oleh para asesor menjadi komitmen bersama dalam menjaga proses asesmen yang bersih dan akuntabel. Komitmen ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan karier Polri berbasis merit, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan.

Kompol Ali Maksum menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan Refresh Asesor merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas SDM yang profesional dan berintegritas.
“Melalui kegiatan ini, kami semakin memperkuat pemahaman dan kemampuan dalam melaksanakan proses asesmen yang objektif, transparan, dan akuntabel. Asesmen yang tepat akan menghasilkan penempatan personel sesuai kompetensi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik Polri kepada masyarakat,” ungkapnya, dirangkum awak media melalui Sihumas polres Enrekang
Beliau juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas internal institusi Polri bukan hanya berdampak pada organisasi, tetapi dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, adil, dan profesional. Dengan prinsip the right man on the right place atau “penempatan personel yang tepat pada posisi yang tepat”, kepercayaan publik terhadap Polri diharapkan semakin meningkat.
(Suyuti_Humas)