21 Maret 2026

Kapolres Enrekang Bersama Forkopimda Ikuti Zoom Nasional Pemantauan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H, Tegaskan Kesiapan Tindak Lanjut Arahan Kapolri

Polresenrekang.com–Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo .M.Si bersama jajaran pemerintah pusat, Panglima TNI, kementerian, serta kepala lembaga menggelar Zoom Meeting Nasional untuk memantau kesiapan pengamanan malam takbiran secara serentak di seluruh Indonesia.pada tingkat polres Enrekang dilaksanakan di Pos Pelayanan Terpadu, tepatnya di Pos Lantas di Kelurahan Puserren kabupaten Enrekang. Jumat malam (20/03/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 ini turut diikuti oleh Polres Enrekang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H., bersama unsur Forkopimda, bertempat di Pos Pelayanan Terpadu, Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Enrekang H.Muh Yusuf Ritangga, Dandim 1419 Enrekang Letkol Henra Wijaya Kusuma, Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, serta jajaran pejabat utama Polres Enrekang, termasuk Wakapolres Kompol Ali Maksum.S.Sos.M.M., para Kabag, Kasat, perwira, dan pimpinan OPD. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan kuatnya sinergi dalam menjaga stabilitas daerah.

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan strategi pengamanan yang mengedepankan pendekatan preventif dan responsif. Ia menginstruksikan kesiapsiagaan total sekitar 317.666 personel gabungan di seluruh Indonesia untuk mengamankan malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idulfitri.

Kapolri juga menegaskan larangan penggunaan petasan serta pembatasan takbir keliling yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Selain itu, optimalisasi Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan menjadi fokus utama guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kemacetan.

Lebih lanjut, Kapolri menekankan pentingnya sinergitas TNI-Polri dan seluruh stakeholder sebagai kunci keberhasilan pengamanan Lebaran. Ia juga mengapresiasi capaian penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 3,23 persen dan fatalitas sebesar 24,61 persen, serta meminta seluruh jajaran mempertahankan tren positif tersebut hingga arus balik.

Sementara itu, Panglima TNI dalam paparannya menyampaikan kesiapan dukungan penuh personel TNI untuk membackup Polri, khususnya dalam pengamanan pusat keramaian dan objek vital. Kakorlantas Polri memaparkan kondisi arus lalu lintas nasional secara real time beserta strategi rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

Dari sektor transportasi, Kementerian Perhubungan bersama stakeholder terkait memastikan kesiapan layanan transportasi publik dan logistik agar mobilitas masyarakat selama malam takbiran tetap aman dan lancar. Sedangkan Divisi TIK Polri menjelaskan dukungan infrastruktur komunikasi berbasis teknologi yang memungkinkan pemantauan dan koordinasi berjalan efektif melalui sistem video conference secara real time.

Menindaklanjuti arahan strategis tersebut, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto menegaskan kesiapan penuh jajarannya bersama Forkopimda untuk mengimplementasikan instruksi pusat ke langkah konkret di lapangan.

“Kami bersama Forkopimda siap menindaklanjuti seluruh arahan Bapak Kapolri dengan langkah nyata, mulai dari peningkatan patroli dialogis di wilayah pemukiman yang ditinggal mudik, pengamanan kegiatan malam takbiran, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar masjid dan pusat keramaian,” tegasnya, dirangkum melalui Sihumas polres Enrekang

Kapolres juga menambahkan bahwa seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan di wilayah Enrekang telah disiagakan secara optimal, termasuk penyediaan layanan kesehatan darurat serta personel yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Forkopimda Enrekang menyatakan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama momentum Idul Fitri.

“Sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman. Kami siap mendukung penuh pelaksanaan pengamanan ini,” ungkap Bupati Enrekang.

Melalui pemantauan berbasis teknologi secara real time ini, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Enrekang diharapkan berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta mampu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam merayakan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

(Suyuti_Humas)

Copyright © Polres Enrekang 2023. | Newsphere by AF themes.