Polres Enrekang Tegaskan Komitmen “Polri Untuk Masyarakat”, PAMAPTA Jadi Garda Terdepan Pelayanan
Polresenrekang.com–Polres Enrekang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal melalui penguatan fungsi Perwira Samapta (PAMAPTA) sebagai wajah terdepan pelayanan kepolisian. Langkah ini menjadi deklarasi internal dalam mewujudkan semangat “Polri Untuk Masyarakat” di tingkat kewilayahan.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada tataran slogan. Sebagai tindak lanjut, jajaran personel secara intensif mengikuti pelatihan dan penguatan kapasitas PAMAPTA, mulai dari penerimaan laporan di lapangan, tindak lanjut penanganan, tindakan pertama di tempat kejadian perkara, hingga aspek teknis operasional lainnya.
Kepala Bagian Operasi yakni Kompol Andi Asdar.A.Md melalui Sihumas menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk konsolidasi internal sekaligus penegasan kesiapan institusi dalam mengimplementasikan kebijakan terbaru Polri terkait penguatan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.
“Sebagai tindak lanjut komitmen ‘Polri Untuk Masyarakat’, kami memastikan seluruh jajaran, khususnya fungsi PAMAPTA, mendapatkan pelatihan intensif. Mulai dari menerima laporan masyarakat, melakukan tindakan awal, hingga aspek teknis penanganan di lapangan. Ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus kesiapan kami dalam mengoptimalkan SPKT,” ungkapnya kepada awak media saat dikonfirmasi, Rabu (25/02/2026) pagi.
Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H., menekankan bahwa perubahan nomenklatur dan penguatan struktur SPKT bukan sekadar langkah administratif, melainkan transformasi nyata dalam sistem pelayanan kepolisian.
“PAMAPTA adalah representasi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Di tangan mereka, pelayanan pertama diberikan. Karena itu harus cepat, tepat, dan humanis,” tegas Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut menyampaikan Deklarasi Komitmen Pelayanan Optimal yang dirangkum dalam tiga kesiapan utama, yakni Siap Diri, Siap Mako, dan Siap Sarana Prasarana.
Pada aspek Siap Diri, personel PAMAPTA dituntut profesional, responsif terhadap setiap laporan masyarakat, mampu melakukan TPTKP secara cepat dan tepat, serta memberikan perlindungan dan rasa aman secara humanis.
Sementara pada aspek Siap Sarana Prasarana, seluruh perlengkapan operasional mulai dari kendaraan patroli, peralatan komunikasi, perlengkapan identifikasi, hingga sistem layanan Call Center 110 dipastikan dalam kondisi prima serta tercatat dalam logbook harian guna menjamin respons yang terukur dan akuntabel.
Adapun Siap Mako diwujudkan melalui pembenahan ruang layanan SPKT yang nyaman, terbuka, serta optimalisasi sistem pelayanan terpadu yang transparan dan profesional.
Secara struktural, fungsi pelayanan ini berada dalam kendali Bagian Operasi dengan sistem komando yang terintegrasi. PAMAPTA I dipimpin oleh Ipda Hasrullah, S.Sos., PAMAPTA II oleh Ipda Fadillah, S.Psi., M.H.
Sementara Ka SPKT dijabat Iptu Mansyur, S.H., didukung Kassubag Dal Ops AKP Marjuni, serta tiga personel operator Call Center 110 yang siaga selama 1×24 jam.
Dengan struktur PAMAPTA I, II, dan III yang bekerja secara bergiliran, pelayanan SPKT berjalan tanpa henti di bawah koordinasi langsung Kabag Ops. Sistem ini memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, terukur, dan sesuai prosedur.
Penguatan struktur, kejelasan sistem komando dari Bag Ops, dukungan Call Center 110, serta kesiapan personel hingga tingkat Polsek jajaran menjadi bukti bahwa Polres Enrekang serius menghadirkan pelayanan yang Presisi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Deklarasi komitmen ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret membangun soliditas internal sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui Pamapta, Polres Enrekang menegaskan kesiapan penuh untuk hadir lebih cepat, bertindak lebih tepat, dan melayani dengan hati demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Enrekang.
(Suyuti_Humas)