Kebakaran Lahan di Gunung Burere Enrekang, Kapolsek Anggeraja Turun Langsung Pantau Lokasi
Polresenrekang.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Gunung Burere, Dusun Lumbaja, Desa Batunoni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Personel Polsek Anggeraja yang dipimpin Kapolsek Anggeraja IPTU Talli langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima Kapolsek Anggeraja IPTU Talli dari masyarakat sekitar pukul 09.30 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek bersama personel segera bergerak menuju kawasan Gunung Burere guna memantau perkembangan kebakaran sekaligus mengoordinasikan langkah penanganan bersama pemerintah kecamatan dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Sekitar pukul 10.13 WITA, personel Polsek Anggeraja tiba di sekitar lokasi kejadian. Namun, titik api berada di lereng gunung dengan kondisi geografis berupa tebing terjal sehingga sulit dijangkau secara langsung. Untuk menghindari risiko keselamatan, pemantauan dilakukan dari titik yang dinilai aman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga Desa Batunoni, kobaran api terlihat membakar area yang ditumbuhi semak belukar. Kondisi vegetasi yang kering dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api, terutama apabila didukung oleh kondisi angin yang memungkinkan kebakaran meluas ke area sekitarnya.
Lokasi kebakaran diketahui relatif jauh dari permukiman warga. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya api serta memastikan perkembangan situasi di sekitar kawasan tersebut.
Kapolsek Anggeraja Koordinasi dengan Instansi Terkait
Dalam penanganan kejadian tersebut, Kapolsek Anggeraja IPTU Talli bersama personel terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait guna menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Adapun personel Polsek Anggeraja yang mendatangi dan melakukan pemantauan di lokasi, yakni Kapolsek Anggeraja IPTU Talli, Kanit Intelkam AIPDA Zainal, Kanit Reskrim BRIPKA Asgar, serta Bhabinkamtibmas Desa Batunoni BRIPKA Muh. Hidayah.
Hingga sekitar pukul 12.00 WITA, api dilaporkan masih belum berhasil dipadamkan karena titik kebakaran berada di kawasan tebing yang terjal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam upaya pemadaman secara langsung.
Terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Pengumpulan bahan keterangan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor penyebab kejadian tersebut.
Masyarakat Diimbau Waspada terhadap Karhutla
Kejadian kebakaran di kawasan Gunung Burere menjadi perhatian bersama, khususnya dalam menghadapi kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah setempat, petugas pemadam kebakaran, atau pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di kawasan hutan dan lahan.
Melalui pemantauan dan koordinasi lintas instansi, diharapkan penanganan kebakaran di Gunung Burere dapat dilakukan secara tepat dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan masyarakat serta mencegah meluasnya area terdampak.