Kabag Ops Pimpin Langsung Pengamanan Eksekusi PN Enrekang, Tegaskan Personel Bertindak Sesuai SOP dan Humanis
Polresenrekang.com–Jajaran Polres Enrekang melaksanakan pengamanan eksekusi objek sengketa berdasarkan putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) Pengadilan Negeri Enrekang yang berlangsung di Desa Taulan Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, Selasa (12/05/2026).
Pengamanan kegiatan tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Polres Enrekang Kompol Andi Asdar, A.Md atas arahan Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjamin proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis di lapangan.

Eksekusi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memenangkan pihak pemohon berinisial BD atas objek tanah sengketa dengan pihak termohon A.P dkk.
Sejak awal kegiatan, Kabag Ops turun langsung memantau situasi sekaligus memastikan seluruh personel pengamanan menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur, dengan mengedepankan profesionalisme serta menghindari tindakan yang dapat memicu gesekan di tengah masyarakat.

“Kehadiran kami bukan untuk berpihak kepada salah satu pihak, melainkan untuk memastikan pelaksanaan putusan pengadilan yang sah dapat berjalan aman, tertib, dan tetap menghormati hak serta martabat semua pihak,” tegas Kompol Andi Asdar di sela kegiatan, dirangkum awak media melalui Sihumas polres Enrekang
Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis dalam menghadapi masyarakat, khususnya kepada pihak-pihak yang terdampak langsung dari pelaksanaan eksekusi.
Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polres Enrekang, Kodim 1419 Enrekang, Satpol PP, serta unsur Pengadilan Negeri Enrekang selaku pelaksana teknis putusan. Sinergitas lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama proses berlangsung.
Berkat persiapan yang matang melalui apel kesiapan personel, pemetaan potensi kerawanan, simulasi pengamanan, hingga koordinasi intensif antarinstansi, seluruh rangkaian eksekusi dapat berlangsung aman dan terkendali tanpa adanya insiden yang menonjol.
Pendekatan yang tegas namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan kegiatan eksekusi tersebut, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif hingga seluruh tahapan selesai dilaksanakan.
(Suyuti_Humas)