Kapolres Enrekang Hadiri Penamatan SMA Negeri 2 Enrekang, Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Membangun Generasi Berkarakter
Polresenrekang.com–Komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui dunia pendidikan kembali ditunjukkan jajaran Polres Enrekang melalui kehadiran Kapolres Enrekang pada kegiatan penamatan siswa-siswi SMA Negeri 2 Enrekang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di halaman sekolah tersebut, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Asa Satu Nusa Menjadi Generasi Penerus Bangsa” tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna. Momentum penamatan tidak hanya menjadi seremoni pelepasan siswa, tetapi juga refleksi kolektif tentang pentingnya pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan memiliki kesadaran kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Kapolres Enrekang hadir bersama rombongan di antaranya Kapolsek Enrekang AKP Lukman, S.H., Kasat Reskrim AKP Herman, S.H., serta sejumlah Pejabat Utama Polres Enrekang. Kehadiran tersebut menjadi simbol sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala SMA Negeri 2 Enrekang Sukoyono, para tenaga pendidik, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta Ketua UPT Pendidikan Enrekang Tien Suhartin yang memberikan apresiasi atas capaian para siswa dan dedikasi seluruh elemen sekolah dalam mendampingi proses pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala sekolah SMA Negeri 2 Enrekang menyampaikan bahwa keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan nilai, etika, dan kedisiplinan.
Sementara itu, Ketua UPT Pendidikan Enrekang menekankan bahwa generasi muda saat ini dituntut tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecakapan sosial, kepemimpinan, serta kemampuan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Enrekang memberikan motivasi kepada para lulusan agar mampu menjadi generasi yang produktif, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai hukum serta moralitas sosial.
“Pendidikan sejatinya bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi bagaimana membentuk karakter dan cara berpikir yang mampu membawa manfaat bagi lingkungan. Kalian adalah aset bangsa yang kelak akan menentukan arah pembangunan daerah maupun negara. Karena itu, jagalah integritas, kedisiplinan, dan semangat persatuan,” ungkap Kapolres, dirangkum melalui Sihumas polres Enrekang
Kehadiran Kapolres dalam kegiatan pendidikan tersebut juga memiliki nilai emosional tersendiri. Sebelum mengemban amanah sebagai pimpinan kepolisian di wilayah Enrekang, beliau diketahui pernah mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di lingkungan Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol).
Pengalaman tersebut membentuk pandangan bahwa pendidikan merupakan instrumen strategis dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan sosial.
Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan, maupun tindakan melanggar hukum yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, tantangan generasi muda di era modern bukan hanya persaingan akademik, tetapi juga kemampuan menjaga identitas, etika, dan nilai kebangsaan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan tanda kelulusan secara simbolis, pelepasan balon udara, serta doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, terbangun pesan kuat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, melainkan dari lahirnya generasi yang memiliki kapasitas intelektual, kematangan emosional, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia.
(Suyuti_Humas)