2 September 2026

Karhutla Lereng Gunung Lakawan Berlangsung 3 Hari, Tim Gabungan Cegah Api Meluas ke Permukiman

Polresenrekang.com — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda lereng Gunung Lakawan, Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, akhirnya berhasil dipadamkan setelah berlangsung kurang lebih tiga hari.

Monitoring perkembangan Karhutla dilakukan oleh personel Polsek Anggeraja bersama unsur terkait pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Kebakaran diketahui mulai terjadi sejak Senin (31/8/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Berdasarkan hasil pemantauan, kebakaran berdampak pada lahan dengan luas diperkirakan mencapai ±35 hektare. Kondisi medan yang berupa lereng dan perbukitan terjal serta sulit dijangkau menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman secara langsung.

Selain itu, kondisi cuaca yang panas dan kering disertai hembusan angin sempat meningkatkan potensi penyebaran api ke area sekitar. Sejumlah titik api juga masih terlihat sebelum dilakukan penanganan secara terpadu.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI-Polri, Damkar, BPBD serta masyarakat sekitar. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di sekitar lokasi untuk mendukung proses penanganan sekaligus mengantisipasi apabila terdapat titik api yang kembali muncul atau bergerak mendekati permukiman dan fasilitas umum.

Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Anggeraja, TNI, Damkar, BPBD dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api, arah penyebaran serta kondisi di sekitar permukiman warga.

Kerja sama dan respons cepat seluruh unsur akhirnya membuahkan hasil. Pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, api berhasil dipadamkan. Setelah proses pemadaman selesai, tim gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali menyala.

 

Keberhasilan pemadaman tersebut sekaligus mencegah potensi meluasnya kebakaran menuju kawasan permukiman warga yang sebelumnya berada dalam radius ancaman pergerakan api.

Meski api telah berhasil dipadamkan, personel Polsek Anggeraja bersama unsur terkait tetap meningkatkan kewaspadaan melalui monitoring dan deteksi dini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, khususnya pada bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara.

Polsek Anggeraja juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kawasan sekitar dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya Karhutla, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering.

Sinergi antara TNI-Polri, Damkar, BPBD, pemerintah setempat dan masyarakat akan terus dipertahankan sebagai langkah antisipasi dan respons cepat apabila kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah lereng Gunung Lakawan.

Hingga laporan ini dibuat, situasi di lokasi Karhutla dalam keadaan aman dan kondusif. Api telah berhasil dipadamkan, namun monitoring tetap dilakukan sampai kondisi lokasi benar-benar dinyatakan aman dari potensi munculnya kembali titik api.

Copyright © Polres Enrekang 2023. | Newsphere by AF themes.