Personel Polsek Anggeraja Bersama Koramil dan Masyarakat Datangi Lokasi Karhutlah di Gunung Masan
Polresenrekang.com – Personel Polsek Anggeraja bersama personel Pos Koramil 04 Alla dan masyarakat bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) yang terjadi di kawasan Gunung Masan, Dusun Saruran, Desa Saruran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Kamis (20/8/2026) malam.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 19.30 WITA dengan titik koordinat -3.410799, 119.826241. Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2,5 hektare.

Menurut keterangan warga setempat, termasuk saksi Lk. Kama, api diketahui setelah mulai menyebar dan diperkirakan bermula dari sekitar pinggir Jalan Poros Cakke–Baraka, Dusun Saruran. Api kemudian menjalar ke kawasan lereng Gunung Masan. Meskipun lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga, kondisi tersebut tetap mendapat perhatian serius karena api berpotensi meluas.
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, sekitar pukul 20.15 WITA personel Polsek Anggeraja yang dipimpin Aiptu Armansyah DJ, bersama Kanit Intelkam Aipda Zainal, anggota jaga Aipda Aksan, Brigpol Sigit Djojohadi Kusumo, personel Pos Koramil 04 Alla, serta masyarakat Desa Saruran dan warga Kelurahan Balla, langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan upaya penanganan.
Satu unit mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan ke lokasi dan melakukan pemadaman terhadap api yang berada di sekitar pinggir jalan. Namun, proses pemadaman terhadap titik api yang berada di lereng gunung mengalami kendala karena medan yang terjal dan sulit dijangkau.

Selain medan yang sulit, kencangnya tiupan angin turut menyebabkan api dengan cepat menjalar ke berbagai arah. Keterbatasan pasokan air juga menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman sehingga petugas dan masyarakat melakukan penanganan secara maksimal sesuai kondisi di lapangan.
Hingga pukul 22.54 WITA, personel Polsek Anggeraja, personel Koramil Alla, Camat Anggeraja, Kepala Desa Saruran, bersama petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi meluasnya titik api.

Dari hasil pemantauan dan ground check terhadap titik koordinat hotspot, kebakaran diperkirakan meliputi area sekitar 2,5 hektare. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman. Dugaan sementara, kebakaran dapat dipicu kondisi musim kemarau yang menyebabkan rerumputan dan vegetasi di kawasan tersebut menjadi kering sehingga mudah terbakar. Selain itu, kemungkinan adanya kelalaian manusia, seperti pembuangan puntung rokok, juga menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi dan didalami.
Personel Polsek Anggeraja juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, khususnya di lahan yang kering selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membakar lahan atau kebun serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Polsek Anggeraja juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPBD Kabupaten Enrekang dan unsur pemerintah setempat, guna mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas dan dapat segera ditangani.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Jangan biarkan kelalaian kecil menjadi bencana besar. Bersama cegah karhutlah demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.