Polres Enrekang Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam, Kapolres Enrekang Tekankan Antisipasi Dini
polresenrekang.com, ENREKANG – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polres Enrekang menggelar Apel Gelar Pasukan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Enrekang, Kamis (5/11/2026) pukul 08.00 WITA, bertempat di Markas Komando (Mako) Polres Enrekang.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K., dengan Komandan Apel gelar pasukan KBO Sat Samapta Polres Enrekang Ipda Sumantri Mindar, S.H., M.H.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pasi Intel Kodim 1419/Enrekang Kapten Inf Septianus Welem yang mewakili Dandim 1419/Enrekang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yarsin Gau, S.H. yang mewakili Bupati Enrekang, Kasatpol PP Baharuddin, S.H., Kepala BPBD Syamsul Bahri, S.T., para perwira Polres Enrekang, tamu undangan serta peserta apel dari unsur terkait.
Dalam arahannya, Kapolres Enrekang menegaskan bahwa apel gelar pasukan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial maupun rutinitas, melainkan merupakan bentuk nyata kesiapsiagaan sekaligus tindak lanjut atas arahan Polda Sulawesi Selatan dalam mengantisipasi dan menangani potensi bencana.
Kapolres menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis bencana yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial. Khusus di Kabupaten Enrekang, potensi banjir dan tanah longsor menjadi perhatian serius mengingat kondisi geografis wilayah yang didominasi kawasan pegunungan, lereng, serta aliran sungai.
Ia juga mengingatkan agar kejadian banjir yang pernah melanda Kabupaten Enrekang pada tahun 2024 menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Menurutnya, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini, bukan hanya bergerak ketika bencana telah terjadi.
Untuk itu, Kapolres menekankan kepada seluruh unsur terkait agar melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kesiapan personel, kendaraan operasional, peralatan evakuasi, alat komunikasi, perlengkapan pertolongan pertama, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Selain itu, diperlukan pemetaan wilayah rawan banjir dan tanah longsor, identifikasi jalur evakuasi, penentuan lokasi pengungsian, serta pendataan masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama.
Kapolres berharap seluruh personel dan instansi terkait dapat membangun koordinasi dan sinergitas secara berkesinambungan, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, seluruh unsur dapat bergerak cepat, tepat, dan terpadu dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan apel gelar pasukan ini, Polres Enrekang bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan, demi menjamin keselamatan masyarakat Kabupaten Enrekang.
Kesiapsiagaan bukan sekadar formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata demi keselamatan masyarakat.