Prestasi Membanggakan, Personel Polres Enrekang Ipda Muhammad Asrian Jaya Tahir Pimpin Laga Pro Futsal League 2026
Polresenrekang.com–Citra positif institusi Polri kembali diperkuat melalui torehan prestasi personel di bidang non-struktural. Salah satunya datang dari Ipda Muhammad Asrian Jaya Tahir, S.H., anggota Polres Enrekang yang dipercaya memimpin pertandingan pada ajang bergengsi Pro Futsal League (PFL) musim 2025/2026, kompetisi futsal kasta tertinggi di Indonesia.
Perwira muda lulusan Sekolah Inspektur Polisi angkatan ke-52 tahun 2023 Resimen Rahesa Aditya Diandra (RAD 52) ini tampil sebagai wasit profesional dalam sejumlah pertandingan dalam rangkaian Pekan 10 PFL yang berlangsung pada 25–26 April 2026 di GOR Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura.
Dalam salah satu pertandingan yang dipimpinnya, yakni tim Unggul FC vs Kuda Laut FC, tim Unggul FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 7-1, menandai jalannya pertandingan yang berlangsung tertib, sportif, dan kondusif di bawah kepemimpinannya sebagai pengadil lapangan.

Pro Futsal League sendiri merupakan kompetisi futsal tertinggi nasional yang telah memasuki edisi ke-18, diikuti oleh 12 tim terbaik dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini menggunakan format regular series selama 14 pekan, yang kemudian dilanjutkan dengan babak final four untuk menentukan juara.
Informasi terkait keterlibatan Ipda Asrian dalam ajang nasional tersebut dibenarkan oleh Seksi Humas Polres Enrekang saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Enrekang, Jumat (1/5/2026).
Pihaknya menyampaikan bahwa keikutsertaan personel dalam ajang profesional tersebut merupakan bentuk pengembangan kapasitas individu sekaligus kontribusi positif Polri dalam mendukung kemajuan olahraga nasional.
Sementara itu, saat ditemui secara terpisah, Ipda Muhammad Asrian Jaya Tahir.S.H., membenarkan keterlibatannya dan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari jajaran wasit di kompetisi elite tersebut.
“Alhamdulillah, saya mendapat kepercayaan menjadi salah satu wasit yang memimpin gelaran Pro Futsal League. Ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ketertarikannya di dunia futsal berawal dari hobi bermain sepak bola dan futsal sejak lama, yang kemudian berkembang menjadi profesi sebagai wasit setelah mengikuti dan mengantongi lisensi perwasitan resmi.
Sebelumnya, Ipda Asrian juga tercatat pernah bertugas sebagai wasit pada ajang 3Second Futsal Super Cup 2024, sebuah turnamen pra-musim yang diselenggarakan oleh Federasi Futsal Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi PFL.
Menurutnya, peran wasit memiliki kesamaan nilai dengan tugas kepolisian, yakni menjaga ketertiban dan menciptakan rasa aman.
“Ketika menjadi wasit, tugas utama adalah memastikan pertandingan berjalan aman, adil, dan nyaman bagi pemain maupun penonton. Prinsip ini sejalan dengan tugas Polri dalam menjaga harkamtibmas,” jelasnya.
Prestasi yang diraih Ipda Asrian menjadi bukti bahwa anggota Polri tidak hanya mampu berprestasi dalam tugas pokok kepolisian, tetapi juga mampu mengharumkan nama institusi melalui pengembangan bakat dan kompetensi di bidang lain.
Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan representasi positif dari pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Ipda Asrian. Ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam kedinasan maupun di bidang lainnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, capaian ini juga mencerminkan dukungan penuh dari jajaran pimpinan, termasuk Kapolda Sulawesi Selatan, dalam mendorong personel Polri untuk tampil berprestasi, humanis, dan dekat dengan masyarakat melalui berbagai sektor, termasuk olahraga.
Dengan kehadiran figur-figur inspiratif seperti Ipda Muhammad Asrian Jaya Tahir.SH., Polres Enrekang tidak hanya menunjukkan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun kepercayaan publik melalui prestasi dan dedikasi di tingkat nasional.
(Suyuti_Humas)