Tindak Lanjuti Laporan Warga Soal Sungai Keruh, Bhabinkamtibmas dan Reskrim Polsek Baraka Cek Aliran Sungai Balla
Polresenrekang.com. Merespon cepat laporan warga terkait keruhnya air sungai yang diduga akibat aktivitas tambang emas, Bhabinkamtibmas Polsek Baraka Aipda Baharuddin bersama Banit Reskrim Polsek Baraka Polres Enrekang Brigpol Ahmad Rezky melakukan pengecekan langsung aliran sungai di Kelurahan Balla, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Rabu (21/10/2026) malam hari.
Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan pada malam hari di atas jembatan yang melintasi sungai di Kelurahan Balla. Personel Polsek Baraka yang terdiri dari Bhabinkamtibmas dan anggota Reskrim tampak melakukan pemantauan kondisi air sungai bersama warga pelapor untuk memastikan kebenaran informasi terkait perubahan warna dan kekeruhan air sungai yang dikeluhkan warga.

Dari hasil pengecekan awal di lokasi, personel Polsek Baraka menemukan bahwa kondisi air sungai memang terlihat keruh dan tidak seperti biasanya, sehingga menimbulkan keresahan warga yang menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian. Personel kemudian mendokumentasikan kondisi sungai dan melakukan dialog dengan warga sekitar untuk menggali informasi terkait sumber kekeruhan yang diduga berasal dari aktivitas tambang emas di wilayah hulu.
Kapolsek Baraka AKP Lukman, S.H. mengatakan bahwa pihaknya sangat merespon setiap laporan masyarakat terkait isu lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan dan kehidupan warga. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan Sat Reskrim Polres Enrekang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aktivitas tambang emas yang diduga menjadi penyebab keruhnya air sungai di Kelurahan Balla tersebut.
Secara keseluruhan, pelaksanaan pengecekan aliran sungai di Kelurahan Balla oleh Bhabinkamtibmas bersama Banit Reskrim Polsek Baraka berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Personel Polsek Baraka juga memberikan himbauan kepada warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah terkait.