Patroli Blue Light Satlantas Polres Enrekang Pastikan Keamanan Jalur Kendaraan
Polresenrekang.com – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Enrekang kembali melaksanakan Patroli Blue Light sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengatur kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian dari strategi preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Enrekang.
Dengan menyalakan rotator biru pada kendaraan patroli, kehadiran polisi di jalan raya menjadi simbol kesiapsiagaan Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus sebagai peringatan dini agar pengguna jalan lebih disiplin dalam berkendara.
Rangkaian patroli menyasar sejumlah titik strategis, termasuk kawasan depan Masjid taqwa sumpat empat dan depan mwsjid raya agung enrekang serta kawasan taman kota patung sapi serta tugu bambu runcung.serta depan pintu gerbang batas kota enrekang, yang dikenal ramai aktivitas masyarakat pada malam hari, serta wilayah yang rawan lakalantas yang menjadi jalur utama lintas kabupaten. Jumat malam (25/9/2026)

Kehadiran polisi di lokasi-lokasi tersebut mendapat respon positif dari warga, karena mampu memberikan rasa tenang sekaligus memastikan arus lalu tetap tertib dan lancar.
Kasat Lantas Polres Enrekang AKP Muh. Ali, S.Sos menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Blue Light merupakan salah satu program rutin kepolisian yang dilaksanakan khususnya pada malam akhir pekan, di mana intensitas kegiatan masyarakat meningkat.
“Patroli biru ini adalah langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman, baik saat beraktivitas maupun dalam perjalanan,” tegasnya.
Hingga patroli berakhir, kondisi di wilayah hukum Polres Enrekang tercatat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya insiden menonjol maupun gangguan lalu lintas.
Kegiatan Patroli Blue Light ini kembali menegaskan komitmen Polres Enrekang dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di momen malam akhir pekan yang rawan terjadi pelanggaran maupun tindak kriminalitas.